"GANYANG MALAYSIA !" Perlukah Menyatakan 'PERANG' dengan Malaysia??

Sunday, October 21, 2007

'GANYANG MALAYSIA' , adalah slogan yang sangat popular bagi bangsa Indonesia pada tahun 60-an. slogan tersebut adalah buah ketegangan hubungan diplomatik antara kedua negara Indonesia dan Malaysia. Belakangan ini slogan tersebut sering lagi terdengar di kuping kita. Apa penyebabnya?? Perlukah menyatakan 'pernyataan perang' spt itu dengan Malysia?

Oke, kalau kita telusuri lebih jauh ke belakang, sebenarnya panasnya hubungan Indonesia dengan malaysia sudah mulai membara, ketika Malaysia mendeklarasikan klaim sepihak terhadap Ambalat, berdasar peta yang dibuatnya sendiri pada tahun 1979.Tak heran slogan Ganyang Malaysia menjadi populer kembali pada jaman itu.


Lalu bagaimana dewasa ini? baru2 ini terjadi tindakan pelecehan harga diri terhadap seorang wasit karate asal Indonesia, Donald Peter Luther Kolopita, yang dipukuli habis2an karena disangka sebagai TKI ilegal.

Ada lagi kasus penangkapan seorang Istri Diplomat Indonesia yang disangka sebagai TKI ilegal

Lalu ada lagi kasus perebutan pulau sipadan dan ligitan yang dinilai melecehkan kedaulatan negara RI
Pasca-lepasnya Sipadan dan Ligitan, Malaysia justru berani-beraninya mengklaim Ambalat miliknya dengan alasan Ambalat perpanjangan Pulau Sipadan-Ligitan. Padahal tanah di bawah laut Ambalat satu dengan tanah di Pulau Kalimantan.

Ada lagi kasus pengambilalihan hak cipta lagu 'rasa sayange', yang kemudian diklaim dan didaftarkan sebagai lagu nasional mereka

Ada lagi kasus pemebentukan pasukan reserse sipil yang dibentuk pemerintahan Malaysia untuk men-sweeping TKI2 ilegal asal Indonesia,dan negara lainnya.

Dan masih banyak hal2 lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang dinilai menginjak2 hargi diri bangsa.

Artikel yang saya buat ini bukan saya maksudkan untuk memprovokasi sauti kelompok, bukan juga himbauan untuk membenci Malaysia, tetapi justru saya hendak memberikan persepsi saya tentang tindakan2 Malaysia thd Indonesia yang menurut saya kadang sudah diluar batas. Apa temen2 setuju?

Dari pandangan saya..

Okelah, mereka lebih maju dalam 1 dekade terakhir, mereka lebih kaya, pemerintahan mereka lebih efisien & bersih daripada di Indonesia
Okelah, perekonomian mereka lebih stabil, rakyat mereka lebih makmur, berpendapatan lebih tinggi daripada rata2 pekerja Indonesia

Tapi , apa pantas tindakan mereka men-sweeping TKI2 asal Indonesia secara kasar dan membabibuta, secara pada dasarnya mereka juga butuh tenanga kerja 'murah' asal Indonesi. TKI Kita di sana mencari nafkah bung, bukan mengemis !

Apa pantas mereka melakukan pelecehan kedaulatan dengan merebut hak atas pulau terluar Indonesia, Sipadan dan Ligitan, dan sekali lagi berani2nya mencoba merbut pulau Ambalat yang secara de facto merupakan bagian negara Indonesia yang sah secara hukum perbatasan internasional.

APa pantas mereka menganggap rendah kita, setiap kali melihat orang Indonesia. Sudah berapa kali mereka melakukan aksi salah tangkap orang Indonesia, entah istri pejabat indonesia, entah mahasiswa indonesia. APa pantas juga mereka melakukan aksi pemerikasaan yang begitu ketat dan kadang kasar terhadap Semua WNI??

Apa pantas mereka merebut hak cipta atas lagu rasa sayange yang aslinya berasal dari Maluku, dibuat menjadi lagu nasional malaysia?

Padahal kenyataanya,
Orang kita TIDAK PERNAH kalah pintar dengan mereka
dalam itungan hacker-pun Indonesia sudah terang2an melumat habis para hacker negeri jiran
dalam hitungan prestasi internsional pun, indonesia sudah beberapa kali merebut Olimpiade fisika, komputer, dan menyabet gelar 'first stef of Nobel' yang tidak bisa dilakukan oleh Malaysia.

Orang kita JAUH LEBIH KREATIF dari mereka
Hal ini jelas terlihat, dimana lagu2 kita menguasasi pangsa pasar mereka, top ten list lagu favorit mereka. dan apa yang mereka lakukan hanya merebut lagu2 hasil karya anak indonesia..

DAN, POTENSI KITA dan NEGAR KITA sudah jelas Jauh lebih besar dari mereka
Apa lagi yang perlu dibuktikan, tenaga kerja melimpah, orang2 pintar bertaburan , negeri elok,alam yang indah, kekayaan laut tak terkita, sumber daya alam berlimpah.

Sekarang kembali ke kita, Indonesia, dan pribadi kita masing2
Apa kita akan membiarkan kita diremehkan terus begini?
Apa pemerintah indonesia akan berdiam diri dan duduk manis, melihat mereka terus2an melucuti harga diri kita?
Apa kita akan tetap menutup mata dan bersikap tidak peduli???
Silahkan dijawab masing2, semoga bermanfaat

salam.


masih pengen baca lanjutannya? mau dapet info2 penting! dan menarik? , silahkan daftarkan e-mail berlangganan gratis di sisi kanan sidebar blog antiteori, atau klik di sini,untuk keep uptodate dengan blog antiteori tempatnya SMS gratis yang bener2 gratis & tukeran link & bedah SEO

Letakan Skrip Adsense Anda Disini

7 comments:

  1. Galih said...

    sep 2 mas.. kita memang tidak pernah kalah dengan malaysia kekalahan kita saat ini mungkin hanya dalam sektor yg terlihat secara jelas saja namun dalam berbagai sisi kita memang jauh lebih baik ketimbang negri jiran saya juga sangat setuju dengan kehebatan hacker kita.. misalnya coba saja komputer perusahaan di malaysia kita kirimi new variannya virus brontok ato blue fantasy yang versi baru ....saya yakin pasti bakal kelabakan...hehehe (tapi saya nggak menyarankan lho..)

  2. buyungupik said...

    betul itu mas galih, pendapat anda memang setali tiga uang dengan pendapat saya. setuju !! Kenyataanya dalam urusan hack2-an kemampuan mereka memang masih jauh dibandingkan dengan hacker2 kita =) semoga kelak indonesia selangkah lebih maju di bidang2 yg lebih real =)

  3. Iwan Rystiono said...

    Hahahha...

    Akhirnya situs rasasayang.com.my dihack juga. Malah sekarang nggak bisa diakses sama sekali.

    Viva Hacker Indonesia!!!

  4. buyungupik said...

    mungkin meski unggul di bidang yg gk sepenuhnya lurus, saya tetap bangga dengan indonesia. trims buat infonya mas iwan =)

  5. UnderDumb said...

    Tambahin niii...
    Padahal Malaysia banyak belajar dari kita dulu,asal kata mereka dulukan banyak meng ekspor pelajar ke Indonesia..eh sekarang sama gurunya sendiri malah nglunjak,:)
    Menurutku Qt kalahnya dari system pemerintah yang terlalu banyak got2 tikus yang minta makan.Untuk itu majukan terus edukasi nonformal dilain sisi birokrasi seperti blog ini niee..

  6. merahputih said...

    saya setuju dengan pendapat mas underdumb..singkat tapi sarat makna. Bener kata anda...kalau mau negara maju...maka harus dimulai dari atas, yakni para pemimpin kita yg kudu duluan kasih contoh buat orang2 bodo kyk kita.Kalau yg di atas aja ngajarin maling, korup dan jadi preman...trus kita anak buahnya mo jadi apa?? belajar dari seorang penjahat hanya akan melahirkan seorang penjahat jg kan?

  7. Anonymous said...

    bagus hanjur kan ja semua situs maly

    untuk membuka mata orang malaysia

    bahwa bangsa indonesia lebih besaaar

    dari bangsa mereka

Post a Comment

Old Friends Of Mine

GlossyBlue Blogger by Black Quanta. Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS